Sarana laku dari Nafas Batin
Paket Buku Kawruh Pitulung + Air Tirto Kamandanu + Garam Segoro Kidul 1 kg
Buku saku Kawruh Pitulung dengan Air Sendang Tirto Kamandanu dan Garam Segoro Kidul 1 kg, ditemani bimbingan grup.



Pesan Paket Buku Kawruh Pitulung + Air Tirto Kamandanu + Garam Segoro Kidul 1 kg
Rp 300.000
Rp 345.000 bila dibeli terpisah
Pre-order
Air: Untuk basuh, tidak untuk diminum. Garam: Tidak untuk dikonsumsi. Usahakan ikhtiar medis dulu: laku berjalan seiring pengobatan, tidak menggantikannya.
Pesan WhatsApp terisi otomatis. Tinggal lengkapi nama, alamat, dan kode pos untuk menghitung ongkir. Info pengiriman · Syarat pemesanan
Air dan garam adalah wasilah, lantaran. Daya milik Gusti Kang Maha Gesang.
Apa yang Anda terima
- Air Sendang Tirto Kamandanu, isi bersih 1000 ml, dalam botol PET
- Segel pita berlogo NB di atas tutup botol
- Hang tag Kartu Panduan Laku, dengan kode QR menuju audio panduan Nafas Roso
- Garam Segoro Kidul, isi bersih 1 kg, dalam botol PET 1 liter bertutup putih, bersegel, berlabel dan berkode batch
- Buku saku Kawruh Pitulung
- Stiker QC berisi kode batch, tanggal produksi, dan tanggal baik sebelum
- Akses grup bimbingan khusus pembeli, untuk menemani Anda menjalankan laku dan belajar Kawruh Pitulung
Mutu dan segel
- Air ini disiapkan untuk basuh dan sesucen, bukan air minum. Kebersihannya tetap dijaga dengan standar kebersihan produksi kami: lima tahap filter (sedimen 10, 3, dan 1 mikron, karbon blok, dan membran ultrafiltrasi 0,01 mikron), lalu lampu UV, sebelum diisikan ke botol di bilik isi tertutup.
- Setiap batch melewati pemeriksaan mutu (QA) sebelum dilepas. Setiap botol juga diperiksa satu per satu: air harus jernih tanpa partikel, dan tutup dibalik tiga detik tanpa rembesan.
- Segel pita berlogo NB menutup tutup botol dan turun lurus ke leher. Bila segel robek atau terangkat saat paket tiba, jangan dipakai; hubungi kami lewat WhatsApp dengan menyebut kode batch.
- Stiker QC di sisi belakang botol memuat kode batch berawalan TK, tanggal produksi, dan tanggal baik sebelum. Stiker ini hanya ditempel setelah batch dinyatakan lolos pemeriksaan.
- Botol dikirim berdiri tegak di dalam kardus bersekat, terlindung dari panas dan cahaya.
Cara memakai
- Laku harian: basuh dengan air Tirto Kamandanu (Bab 11, Laku 1). Jalani Nafas Roso tiga kali, ucapkan tembungnya, lalu basuhan penutup pada ubun-ubun, wajah, kedua tangan, dan kaki.
- Saat beban terasa lebih berat: mandi ruwat dengan garam Segoro Kidul (Bab 11, Laku 2). Satu sendok makan garam dalam seember air hangat, diaduk sambil mengucapkan tembungnya, disiramkan dari bahu.
- Tutup setiap laku dengan berserah dan mendoakan seluruh makhluk.
- Tujuh malam laku berturut-turut dituntun di Bagian Enam buku.
Tuntunan lengkap ada di buku Kawruh Pitulung, Bab 8 · Tirto Kamandanu, Bab 10 · Segoro Kidul, dan Bab 11 · Tata Laku Dasar.
Asal sarana
Air diambil dari Sendang Tirto Kamandanu di Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kediri, sekitar dua ratus meter dari petilasan tempat Sri Aji Joyoboyo muksa. Menurut tutur yang dijaga turun-temurun, setiap malam satu Suro warga Menang bersama para sesepuh mengiringi kirab dari balai desa yang berakhir di tepi sendang ini.
Garam krosok dari pesisir selatan Jawa, diayak agar butirannya seragam, lalu diisikan dalam keadaan kering ke botol yang ditutup rapat.
Air dan garam adalah wasilah, lantaran. Daya milik Gusti Kang Maha Gesang.
Bacaan terkait
- Kumkuman, Jamas, dan Siraman: Kembang dalam Lingkaran Hidup Orang Jawa
Mandi yang disertai kembang tidak pernah terasa seperti sekadar membersihkan badan. Kumkuman, jamas, siraman — mandi kembang selalu muncul di titik-titik penting hidup, menandai bahwa sesuatu yang besar sedang terjadi.
- Kapan Ritual Berhenti Menolong: Tanda Sebuah Laku Berubah Jadi Ketergantungan
Ritual punya dua wajah yang bisa bergantian muncul: satu yang menyelaraskan, satu yang diam-diam mengikat lewat rasa takut. Tiga tanda pergeseran itu, dibaca lewat kerangka Nur dan Nar.
- Apa Fungsi Ritual Sebenarnya dalam Laku Jawa?
Slametan dudu mangan tok — slametan iku ngrangkul jagad cilik karo jagad gede. Ritual bukan sekadar tata cara, ia bahasa yang membantu manusia mengingat bahwa dirinya bukan pemilik mutlak hidup, hanya tamu yang diberi slamet.
Tanya jawab
Bagaimana pengirimannya?
Kirim pesanan lewat tombol WhatsApp beserta alamat lengkap. Ongkos kirim dan pilihan ekspedisi kami konfirmasi di percakapan itu sebelum Anda membayar. Botol dikirim berdiri tegak di kardus bersekat.
Bagaimana cara menyimpannya?
Simpan di tempat yang bersih dan sejuk, terlindung dari sinar matahari langsung. Setelah dibuka, tutup kembali dengan rapat. Periksa segel sebelum dipakai; bila segel rusak, hubungi kami dengan menyebut kode batch.
Bagaimana cara menyimpannya?
Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat kering, terpisah dari garam dapur dan bahan makanan. Bila menggumpal karena lembap, garam masih bisa dipakai untuk laku.
Bagaimana cara masuk grup bimbingan?
Setelah pesanan diterima, kirim pesan GABUNG PITULUNG beserta kode pesanan atau kode batch ke WhatsApp 0817 836 655. Admin akan mengundang Anda ke grup bimbingan khusus pembeli.
Saya berkeyakinan lain. Bolehkah memakai sarana ini?
Sangat boleh. Tembung di buku Kawruh Pitulung tersedia dalam versi lintas keyakinan (Lampiran A): niat dan harapannya sama, sebutan Tuhan dan penutupnya mengikuti keyakinan Anda.
Apakah laku ini menggantikan pengobatan?
Laku berjalan seiring pengobatan. Usahakan ikhtiar medis dulu bersama dokter, lalu jalani laku sebagai ikhtiar batin. Keputusan akhirnya tetap di tangan Gusti.